Infografis

Sejarah Desa

Catatan singkat tentang asal usul, perkembangan, dan tonggak penting desa.

Kota bangun ulu adalah sebuah Desa di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Desa kota bangun ulu memiliki Sejarah yang cukup Panjang, Dimana perkembangan desa ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk aspek adat istiadat, kebudayaan, sosial, ekonomi, dan politik.

 

Asal usul kota bangun ulu, konon berasal dari Sri Bangun (nama Kerajaan, diperkirakan negeri bawahan Kerajaan Martadipura).

ada segelintir Masyarakat setempat mengatakan Bahwa asal usul nama desa kota bangun ulu tidak diketahui dengan pasti. Namun, menurut cerita yang berkembang dimasyarakat setempat nama kota bangun ulu berasal dari tabangun atau tebangun yang dalam Bahasa lokal  berarti “mingat tidur” atau bangun dari tidur, pemberian dari Puncan Karna. Pangeran Puncan Karna merupakan putra bungsu dari pasangan Aji Tulur Djangkat dan Muk Bandar Bulan dari Kerajaan Pinang Sendawar di Tanah Tunjung.

 

Pada suatu hari, Puncan Karna melakukan perjalanan untuk meminta suaka kepada Raja Kutai. Ia kemudian tertidur dan bermimpi. Pangeran lantas terbangun dari tidurnya di suatu perkampungan yang baru dibangun. Tempat itulah yang kelak menjadi Kota Bangun. Kisah ini masih bisa ditemukan, misalnya, dalam Salasilah Kutai karya D Adham (1979).  

 

Seiring perkembangan zaman maka terbentuklah sebuah Pemerintahan Desa yang mana juga memerlukan seorang pimpinan / kepala yang bisa memimpin daerah / wilayah tersebut.

Menurut sumber yang dihimpun dari keterangan tokoh-tokoh masyarakat, sejarah terbentuknya Desa Kota Bangun Ulu. Sejak tahun 1751 – 1811 ( 60 tahun ) Kota Bangun Hulu telah dipimpin oleh seorang tokoh bernama PATEH NYENANG. Dari kepemimpinan Pateh Nyenang inilah merupakan awal terbentuknya Desa Kota Bangun Ulu. Setelah Pateh Nyenang meninggal, seluruh tokoh-tokoh masyarakat berkumpul dan musyawarah untuk memilih pemimpin sebagai Kepala Desa. Maka terpilihlah sebagai Kepala Desa pertama dengan sebutan PETINGGI seorang bernama ANGGA dengan gelar PATEH KOTA pada tahun 1811 – 1841 ( 30 Tahun ).

 

Demikianlah cara pemilihan Kepala Desa yang dilakukan oleh tokoh-tokoh masyarakat pada zaman dulu, setelah meninggal atau tidak bisa melaksanakan tugas karena usia, maka baru diadakan musyawarah untuk memilih pemimpin baru. Dari beberapa informasi diatas, memang hanya menyebutkan wilayah kota bangun secara luas, memang jika melihat perjalanan panjang Sejak tahun 2003 Desa Kota Bangun Ulu sudah mekar menjadi 8 (delapan) desa, yakni sebagai berikut :

 

1. Desa Kota Bangun Ulu (Induk)

2. Desa Kota Bangun I / Bangun Rejo ( Satuan Pemukiman / Eks Transmigrasi )

3. Desa Kota Bangun II / ( Satuan Pemukiman / Eks Transmigrasi )

4. Desa Kota Bangun III / ( Satuan Pemukiman / Eks Transmigrasi )

5. Desa Kota Bangun IV / Sumber Sari ( Satuan Pemukiman / Eks Transmigrasi )

6. Desa Kota Bangun VII / Wonosari ( Satuan Pemukiman / Eks Transmigrasi )

7. Desa Kedang Murung

8. Desa Kota Bangun Seberang

No Nama Kepala Desa Nomor SK Bupati KUKAR Masa Jabatan
1 ANGGA ( PETINGGI ) - 1811 - 1841
2 SANTANG (PETINGGI / GELAR PUTRO DJOJO / SOETA PRANATA ) - 1841 - 1890
3 TONGAK ( PETINGGI ) - 1877 - 1890
4 SOTONG ( PETINGGI ) - 1890 - 1901
5 HAJI UNGKAL ( PETINGGI ) - 1901 - 1912
6 ABDUL RAHIM ( PETINGGI ) - 1913 - 1941
7 HAJI ANANG SABRI PETINGGI / GELAR SUTA KIRI 1941 - 1947
8 H. MUHAMMAD BAKRIE ( PETINGGI ) - 1947 - 1974
9 H. AWANG ASIDIN ( KEPALA DESA ) - 1974 - 1978
10 BURHAN HA. ( PETINGGI ) - 1978 - 1988
11 DOBBY RIZANI ( KARTEKER KEPALA DESA ) - 1988 - 1995
12 BAKRI DESLIH ( KEPALA DESA ) - 1995 - 28 Desember 1997
13 RAMLI K. ( PENJABAT KEPALA DESA ) - 1998 - 2000
14 FAKHRUDDIN, S.Pd.I ( KEPALA DESA ) - 2000 - 2006
15 JUMRI ( PENJABAT KEPALA DESA ) - 2006
16 FAKHRUDDIN, S.Pd.I ( KEPALA DESA ) - 2006 - 2013
17 MAWARDI, SE ( KEPALA DESA ) - 2013 - 2019
18 JUMRI ( PENJABAT KEPALA DESA ) - FEBRUARI 2019 - 21 JANUARI 2022
19 RENI EMELNI ( PLT. KEPALA DESA ) - FEBRUARI 2022
20 ANDI SAMSUL ALAM ( PENJABAT KEPALA DESA ) 68/SK-BUP/HK/2022 MARET 2022 - 28 OKTOBER 2022
21 KHAIRUL UMAM, S.Pd 481/SK-BUP/HK/2022 2022 - SEKARANG